Biar aku hayati renungan malam sedikit lagi,
sebelum hujan menghapus lelah yg ditinggalkan oleh senja,
sejenak gerimis pun tertegun menunggu awan,
seperti aku yg berlari dari sayap-sayap mimpi...
Namun engkau bukan mimpi,
Kau nyata dan pelukan itu bukan semu,
jadi duduklah beralas pagi,
dan sambutlah aku...
Karena hari yg kecewa terganti oleh benderang yg sunyi,
genggam janjiku dan kita beranjak lewati waktu..
aku hanya ingin bersamamu,
iringi detik yg sabar menyusuri bingkai musim,
aku tulis makna renungan malam pada rindumu,
yg bertepi pada mimpi yg slalu ditunggu oleh malam..
sebelum hujan menghapus lelah yg ditinggalkan oleh senja,
sejenak gerimis pun tertegun menunggu awan,
seperti aku yg berlari dari sayap-sayap mimpi...
Namun engkau bukan mimpi,
Kau nyata dan pelukan itu bukan semu,
jadi duduklah beralas pagi,
dan sambutlah aku...
Karena hari yg kecewa terganti oleh benderang yg sunyi,
genggam janjiku dan kita beranjak lewati waktu..
aku hanya ingin bersamamu,
iringi detik yg sabar menyusuri bingkai musim,
aku tulis makna renungan malam pada rindumu,
yg bertepi pada mimpi yg slalu ditunggu oleh malam..
No comments:
Post a Comment